Rabu, 30 Juni 2010

Eric Clapton 10th Anniversary of Fender Stratocaster


Eric Clapton Crossroads 10th Anniversary dari Antigua Custom Shop Stratocaster ®
9233000

Pada tahun 1970, Fender memperkenalkan Antigua selesai pada sejumlah model, dari kapal gitar Stratocaster ® ke Coronado bass klasik. Digambarkan sebagai a \ "selesai antik-putih kaya dengan naungan halo-kabut, \" itu cantik sekali, dan itu menjadi sangat berharga di kalangan kolektor di seluruh dunia.

Fender signature dirilis pertama kali pada gitar model tahun 1988-Stratocaster Eric Clapton tersebut. Beberapa variasi itu telah dibebaskan sejak, dari spesialisasi Custom Shop untuk model Seri Artis saat ini. visi Clapton pembukaan pusat obat-dan-pengobatan alkohol kelas dunia di pulau Antigua menjadi kenyataan pada tahun 1998. Non-profit Crossroads Pusat telah berkembang menjadi sebuah pusat pengobatan yang diakui secara internasional memberikan pelayanan kepada masyarakat dan keluarga mereka menderita dari efek menghancurkan kecanduan.

Sam Ash Musik co-CEO Richard Ash berusaha pada tahun 2008 untuk menggabungkan semangat Eric Clapton Stratocaster menjadi semangat Pusat Crossroads. Ia telah menugaskan terbatas lari 100 dari gitar tanda tangan dalam menyelesaikan Antigua klasik, disertai dengan komitmen untuk menyumbangkan $ 100.000 untuk Pusat Crossroads. Itulah bagaimana Fender Stratocaster Eric Clapton Antigua lahir.

Gitar ini sangat tertagih dibangun di Fender Custom Shop dan akan tersedia secara pertama datang-pertama dilayani. Fitur termasuk tubuh pilih alder, maple leher one-piece dengan \ lunak "V \" bentuk, gaya vintage 22 frets, tiga pickup vintage bersuara, \ "diblokir \" Amerika Vintage tremolo disinkronisasi dan kasus hitam vintage-style. Setiap instrumen individual nomor (1 sampai 100) dan dilengkapi dengan sertifikat resmi dari keaslian.

Selasa, 29 Juni 2010

" Belum ada Judul "

Terhentak rasa ingin mengenal dan memahami apa yang sedah dirasakan, akan tetapi tidak bisa untuk keluar dari apa yang dirasakan. semua hanya khayalan yang sesungguhnya belum tentu terwujud...
semua yang mereka rasakan dan inginkan terkadang menjerumuskan dirinya sendiri kedalam pengharapan dan keinginan..
Semua bermula dari apa yang menjadi kebiasaan, dan mulai membohongi diri sendiri dan membohongi orang-orang. menganggap semua itu tidak akan berdampak apa-apa dan merugikan orang.
Mereka yang menyulut api akan tetapi tidak bisa memadamkannya kembali, rasa sakit yang dirasakan berdampak kepada orang-orang dan golongan.
Bertindak seolah tidak terjadi apa-apa, padahal mereka tau apa yang dilakukan itu salah dan salah...
Semua dikorbankan demi memenuhi hawa nafsu dan berharap menjadi super hero..
Kini berada di Lingkaran Kebohongan dan Kedustaan, mungkin untuk saat ini tidak bisa banyak bicara dan berkata, hanya bisa berharap semua menyadari apa yang dilakukan itu salah dan menyesali perbuatannya...
Semua tidak sempurna..
semua pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan...

Senin, 28 Juni 2010

Sejarah Akuntansi

Akuntansi sebagai suatu seni yang mendasarkan pada logika matematik - sekarang dikenal sebagai “pembukuan berpasangan” (double-entry bookkeeping) - sudah dipahami di Italia sejak tahun 1495 pada saat Luca Pacioli (1445 - 1517), yang juga dikenal sebagai Friar (Romo) Luca dal Borgo, mempublikasikan bukunya tentang “pembukuan” di Venice. Buku berbahasa Inggris pertama diketahui dipublikasikan di London oleh John Gouge atau Gough pada tahun 1543.

Sebuah buku ringkas menampilkan instruksi akuntansi juga diterbitkan di tahun 1588 oleh John Mellis dari Southwark, yang termuat perkataanya, "I am but the renuer and reviver of an ancient old copie printed here in London the 14 of August 1543: collected, published, made, and set forth by one Hugh Oldcastle, Scholemaster, who, as appeareth by his treatise, then taught Arithmetics, and this booke in Saint Ollaves parish in Marko Lane." John Mellis merujuk pada fakta bahwa prinsip akuntansi yang dia jelaskan (yang merupakan sistem sederhana dari masukan ganda/double entry) adalah "after the forme of Venice".


Pada awal abad ke 18, jasa dari akuntan yang berpusat di London telah digunakan selama suatu penyelidikan seorang direktur South Sea Company, yang tengah memperdagangkan bursa perusahaan tersebut. Selama penyelidikan ini, akuntan menguji sedikitnya dua buku perusahaan para. Laporannya diuraikan dalam buku Sawbridge and Company, oleh Charles Snell, Writing Master and Accountant in Foster Lane, London. Amerika Serikat berhutang konsep tujuan Akuntan Publik terdaftar pada Inggris yang telah memiiki Chartered Accountant di abad ke 19.

LAPORAN AKUNTANSI

Akuntansi disebut sebagai bahasa bisnis karena merupakan suatu alat untuk menyampaikan informasi keuangan kepada pihak-pihak yang memerlukannya. Semakin baik kita mengerti bahasa tersebut, maka semakin baik pula keputusan kita, dan semakin baik kita didalam mengelola keuangan. [2] Untuk menyampaikan informasi-informasi tersebut, maka digunakanlah laporan akuntansi atau yang dikenal sebagai laporan keuangan. Laporan keuangan suatu perusahaan biasanya terdiri atas empat jenis laporan, yaitu neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas.

  • Neraca, adalah daftar yang sistematis dari aktiva, utang dan modal pada tanggal tertentu, yang biasanya dibuat pada akhir tahun. Disebut sebagai daftar yang sistematis, karena neraca disusun berdasarkan urutan tertentu. Dalam neraca dapat diketahui berapa jumlah kekayaan perusahaan, kemampuan perusahaan membayar kewajiban serta kemampuan perusahaan memperoleh tambahan pinjaman dari pihak luar. Selain itu juga dapat diperoleh informasi tentang jumlah utang perusahaan kepada kreditur dan jumlah investasi pemilik yang ada didalam perusahaan tersebut.
  • Laporan laba rugi, adalah ikhtisar mengenai pendapatan dan beban suatu perusahaan untuk periode tertentu, sehingga dapat diketahu laba yang diperoleh dan rugi yang dialami.
  • Laporan perubahan modal, adalah laporan yang menunjukkan perubahan modal untuk periode tertentu, mungkin satu bulan atau satu tahun. Melalui laporan perubahan modal dapat diketahui sebab-sebab perubahan modal selama periode tertentu.
  • Laporan arus kas, dengan adanya laporan ini pemakai laporan keuangan dapat mengevaluasi perubahan aktiva bersih perusahaan, struktur keuangan (termasuk likuiditas dan solvabilitas) dan kemampuan perusahaan didalam menghasilkan kas dimasa mendatang.

Jazzy and Rock

Octa'v adalah band pertama Q di Yogyakarta...
Band ini berasal dari UKM Musik Uad..
Octa'v Memilih aliran Pop Jazz...
Berawal dari Octa'v aku mengerti bagaimana bermain musik dalam format band yang benar..
Banyak pengalamn dan cerita yang aku dapat dari Octa'v band...
Keep Jazzy Octa'v...
heheheheee...



Batosay awalnya hanya sebagai band Idealist Q...
akan tetapi dengan berjalannya waktu band ini Alhamdulilah di kasih kesempatan manggung di berbagai event..
Batosay menganut aliran Rock yang dikemas tidak terlalu rumit dan masih bisa didengarkan dengan mudah dalam aransement musiknya denga hits single "ALkohol"...
Batosay menyajikan aksi panggung ayang energik dan aktrakrif..hehehehee...
Keep Rock buat batosay....

Equitment Q

Tone Work AX 1500 ini sebagai pelengkap PRS custom "Siswo series".. dari perangkat ini aku banyak exsplore suara guitar Q..
walau samapi sekarang aku masih banyak yang tidak mengerti cara menggunakannya.heheheheheheheeee.....











Dua Angel ini yang selalu menemani diriku di saat aku kesepian di kamar kost. dan dua Angel ini yang aku pakai untuk keperluan diriku manggung, menciptakan lagu dan mengulik lagu.
Accoustic Nylon dan PRS custom "Siswo Series"...
Dari dua Angel ini aku banyak belajar tentang technik dan cara bermain musik..
heheheheheheeee.....











My Guitar Inspiration

Nama Lengkap: Lars Johann Yngwie Lannerback
Website Resmi: yngwie.org
Tempat/Tgl Lahir: 30 Juni 1963 di Stockholm, Swedia.
Group Band Saat Ini: Yngwie Malmsteen Band
Group Band Sebelumnya: Steeler, Alcatrazz,
Pengaruh: Niccolo Paganini, Jimi Hendrix, Ritchie Blackmore, J.S.Bach, Antonio Vivaldi, W.A.Mozart,
Gitar: Fender Stratocaster Yngwie Malmsteen Signature Series
Keahlian: Neoclassical, Alternate Picking, Arpeggio, dll.

Yngwie Malmsteen merupakan pelopor yang melahirkan seluruh gitaris shredder yang kami tampilkan di website ini. Setelah Eddie Van Halen (Van Halen) pertama kali membawakan tembang "Eruption" pada tahun 1978 yang memperkenalkan teknik "two handed tapping", Yngwie meluncurkan album klasik baroque shred debutnya "Rising Force" yang mengegerkan komunitas gitar rock, menciptakan standar baru untuk kecepatan & keahlian dalam bermain. Warna "Neo-Classical" yang di bawahkan Yngwie adalah berdasarkan struktur komposisi dari J.S Bach (1685-1750) dan Niccolo Paganini (1782-1840).

Setelah itu muncul para gitaris shredder yang menghasilkan sekian banyak album yang sukses. Hampir setiap minggu muncul gitaris baru yang mengklaim dirinya sebagai gitaris baru yang paling cepat di dunia. Sebagai contoh: Paul Gilbert, Marty Friedman, Jason Becker, Richie Kotzen, Vinnie Moore, Tony Macalpine, Greg Howe, dll. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa Yngwie merupakan pahlawan gitar yang patut diacungi jempol.

Pernikahan ayah Yngwie (seorang kapten tentara) dan ibunya (Rigmor - seniman) diakhiri dengan penceraian tidak lama setelah Yngwie lahir. Di samping itu Yngwie juga memiliki seorang kakak perempuan bernama Ann Louise dan kakak lelaki Bjorn. Yngwie terlahir sebagai anak bungsu yang liar, tidak bisa diatur dan ceria.

Pada awalnya Yngwie mencoba untuk mempelajari piano dan trumpet tetapi ia tidak dapat menguasai alat musik tersebut. Acoustic guitar (gitar bolong) yang dibeli oleh ibunya pada waktu dia berusia 5 tahun juga tidak disentuh Yngwie dan dibiarkan bergelantung di dinding.

Sampai akhirnya pada tgl 18 September 1970, Yngwie melihat sebuah acara spesial mengenai meninggalnya Jimi Hendrix. Di situ Yngwie yang masih 17 tahun tsb menyaksikan bagaimana Jimi Hendrix menghasilkan bunyi feedback guitar dan membakar gitarnya di depan penonton. Pada hari wafatnya Jimi Hendrix tsb lahirlah permainan gitar Yngwie.

Yngwie yang penasaran tersebut kemudian membeli sebuah Fender Stratocaster murah, mencoba memainkan tembangnya Deep Purple dan menghabiskan banyak waktu untuk mengetahui rahasia dari alat instrumen dan musiknya sendiri. Kekaguman Yngwie terhadap Ritchie Blackmore (gitaris Deep Purple) yang dipengaruhi oleh musik klasik dan kekaguman terhadap kakak perempuannya yang sering memainkan komposisi Bach, Vivaldi, Beethoven, dan Mozart, memberikan ide kepada Yngwie untuk menggabungkan musik klasik tersebut dengan musik rock. Yngwie terus bermain seharian penuh sampai tidurpun dia masih tetap bersama gitarnya.

Pada usia 10 tahun, Yngwie menggunakan nama kecil dari ibunya "Malmsteen", mengfokuskan seluruh energi dia dan berhenti bersekolah. Di sekolah Yngwie dikenal sebagai pembuat onar dan sering berantem, tetapi pintar dalam pelajaran bahasa Inggris dan seni. Ibunya yang menyadari bakat musiknya yang unik, mengizinkan Yngwie tinggal di rumah dengan rekaman dan gitarnya. Setelah menyaksikan violinis Gideon Kremer membawakan komposisi Paganini: 24 Caprices di televisi, Yngwie akhirnya mengetahui bagaimana cara mengawinkan musik klasik dengan skill permainan dan karismanya.

Yngwie dan beberapa temannya merekam 3 lagu demo dan dikirim ke studio rekaman CBS Swedia, tetapi rekaman tersebut tidak pernah digubris atau diedarkan. Oleh karena frustasinya, Yngwie menyadari bahwa dia harus meninggalkan Swedia dan mulai mengirimkan demo rekaman dia ke berbagai studio rekaman di luar negeri. Salah satu dari demo tape Yngwie ternyata jatuh ke tangan konstributor Guitar Player dan pemilik Shrapnel Records: Mike Varney. Akhirnya Yngwie mendapat undangan ke Los Angeles untuk bergabung dengan band terbaru Shrapnel: "Steeler" dan seterusnya yang disebut sebagai sejarahnya. Pada bulan February 1983 Yngwie berangkat dari Swedia ke Los Angeles dengan bekal keahlian dan gaya permainan barunya.

Selanjutnya permainan Yngwie dikenal dunia dengan permainannya yang sangat cepat di intro lagu "Hot On Your Heels". Yngwie kemudian pindah ke group band Alcatrazz, sebuah band yang bergaya "Rainbow" dan didirikan oleh penyanyi Graham Bonnett. Walaupun telah bergabung dengan Alcatrazz yang menampilkan sekian banyak solo hebat di lagu "Kree Nakoorie", "Jet to Jet," dan "Hiroshima Mon Amour", Yngwie masih merasa terlalu dibatasi oleh band itu sendiri. Akhirnya Yngwie berpikir bahwa hanya album sololah yang menjadi solusi terbaik.

Album solo pertama Yngwie: Rising Force (kini dinobatkan sebagai kitab musik rock Neo-Classical) berhasil memasuki nomor 60 di tangga Billboard charts untuk musik instrumental gitar tanpa berbau komersil. Album ini juga memenangkan nominasi Grammy untuk Instrumental Rock Terbaik. Tidak lama kemudian Yngwie terpilih sebagai Gitaris Pendatang Baru Terbaik di berbagai majalah dan media, Gitaris Terbaik Tahun Itu, dan Rising Force menjadi Album Terbaik untuk tahun itu juga.

Pada 22 June 1987 mendekati ultah Yngwie yang ke-24, Yngwie mengalami kecelakaan dengan mobil Jaguarnya yang mengakibatkan dia koma hampir seminggu. Penyumbatan darah pada otak Yngwie juga menyebabkan tangan kanannya tidak berfungsi. Karena takut akan karirnya yang akan berakhir itu, Yngwie dengan susah payah mengikuti terapi untuk memulihkan kembali tangan kanannya. Setelah itu Yngwie mendapat cobaan lagi dari kematian ibunya di Swedia akibat penyakit kanker yang menghabiskan banyak biaya medical. Jika Yngwie orang lain, mungkin sudah menyerah dengan nasib seperti itu, tetapi Yngwie justru berubah dan kembali ke musiknya dengan semangat tinggi.

Setelah itu Yngwie meluncurkan album yang laris manis seperti Odyssey, Eclipse, Fire & Ice, Seventh Sign, I Can't Wait, Magnum Opus, Inspiration, Facing the Animal, Alchemy, War To End All Wars dan akhirnya Yngwie berhasil mewujudkan cita-citanya untuk bermain bersama sebuah Orkestra penuh di salah satu album terbarunya: Concerto Suite for Electric Guitar and Orchestra in Eb minor, Op. 1 (tahun 1998).

Ketika merelease albumnya Eclipse (1990), Yngwie sempat tour dan membuat konser yang sukses di Indonesia (Jakarta, Solo, & Surabaya). Rencananya pada bulan July 2001 ini Yngwie juga akan konser kembali di Indonesia, namun dibatalkan karena pemerintah USA & istrinya menasehati Yngwie akan keamanan politik di Indonesia. Padahal tiket Yngwie sudah sempat laku keras di Indonesia, penggemar Yngwie di Indonesia boleh kecewa. Kapan lagi Yngwie akan konser di Indonesia apabila keadaan politik Indonesia masih seperti ini?
Album-album berikutnya adalah Attack!! yang memuat nomor hits instrumental Baroque & Roll. Pada tahun 2003, Yngwie diajak bergabung dalam formasi G3 bersama Joe Satriani dan Steve Vai yang menelurkan 1 album dan 1 video. Setelah selesai tur bersama G3, ia merampungkan album terbarunya Unleash The Fury. Album tersebut direlease diawal taun 2005.


Nama Lengkap: John Peter Petrucci
Website resmi: JohnPetrucci.com
Grup Band Sebelumnya: Majesty
Guitar: Ernie Ball MusicMan, Ibanez
Tempat Lahir: Long Island, New York, 12 Juli 1967
Pengaruh: Steve Morse, Allan Holdsworth, Yngwie Malmsteen, Metallica, Eddie Van Halen
Zodiac: CancerTempat Tinggal: New York
Status: Married
Keahlian: String skipping, berhubung dgn warna Scales, Arpegio, Matrix Modulation, dan lain-lain.
John Petrucci (lahir pada 12 Juli 1967), merupakan sebuah gitar yang dikenal sebagai Amerika Serikat yang membentuk anggota grup progresif metal Dream Theater. Dia juga seorang produser (dengan band teman Mike Portnoy) semua album Dream Theater sejak rilis album adegan Dari J Memori, 1999.

Petrucci besar di Long Island, tepatnya di taman Kings Petrucci dengan John Myung dan Kevin Moore sekolah di tempat yang sama. Petrucci bermain gitar pertama kali pada usia 8 tahun. Dan mulai bermain dengan sebuah band pada usia 12 tahun. Band dan gitaris yang mempengaruhi permainan gitarnya adalah Yngwie Malmsteen, Randy Rhoads, Iron Maiden, Stevie Ray Vaughn, Yes, Rush dan sebagainya. Karena itu berkembang irama metal dan trash, Petrucci menambahkan pengaruhnya pada musik Metallica dan Queensryche.

Petrucci tumbuh dalam keluarga yang suka musik. Hal ini dapat dilihat dari saudaranya yang semua musisi. Sedangkan Petrucci sendiri akhirnya memilih gitar sebagai instrumen pilihan. Petrucci mulai bermain gitar sejak usia 12 tahun. Dia menghabiskan sekitar enam jam dalam satu hari untuk berlatih gitar. Tidak berbeda dari anak-anak lain, Petrucci juga memiliki idola kecil. Dia sangat undefinedterpengaruh oleh permainan seperti gitar-gitar Yngwie Malmstein, Steve Morse, Steve Howe, Steve Vai, Stevie Ray Vaughan, Al Di Meola, Alex Lifeson dan Allan Holdsworth. Dia menyebutkan idolanya sebagai “Steves dan Als.” Ia juga dipengaruhi oleh band - band seperti Rush, Yes, Iron Maiden, The ampas, untuk Metallica. Meskipun kecil, Petrucci pernah membuat sebuah band dengan teman, Kevin Moore. Setelah lulus SMA, Petrucci memilih untuk pergi ke sekolah musik, Berklee College of Music di Boston.

Perjalanan karir Petrucci dimulai saat dia belajar di Barklee. Petrucci dan ketika teman sekolah tinggi, John Ro Myung, mempunyai ide untuk membentuk sebuah band untuk mengisi kekosongan saat kuliah. Mereka bertemu dengan drummer Michael “Mike” Stephen Portnoy di kamar praktek di Berklee, dan setelah dua hari negosiasi akhirnya menyetujui untuk bergabung Mike. Menempatkan posisi keyboard oleh seorang teman kecil pertama kalinya, Kevin Moore. Sementara itu, Chris Collins telah dipilih untuk menjadi vokalis. Terbentuklah sebuah band yang bernama Majesty. Keagungan sendiri kesempatan untuk membuat demo album. Namun baginda tidak bertahan lama. Dengan berbagai alasan aliran musik, Chris Collins mengundurkan diri. Tempatnya digantikan oleh Charlie Dominici. Bahkan, nama baginda telah digunakan oleh band lain. Karena alasan itu, Petrucci, Myung, Portnoy, Moore dan Dominici, sepakat untuk mengubah nama band mereka Dream Theater. Dream Theater sendiri diambil dari nama sebuah bioskop favorit ayah Mike Portnoy yang bernama Dream Theater. American pengejaan kata-kata yang berbeda untuk membuat perubahan ke teater teater.

Petrucci bersama Dream Theater merilis album pertama When Dream dan Hari Unite 1987. Petrucci nama yang dikenal banyak orang mulai ketika album kedua Dream Theater, Foto dan Kata-kata, yang dirilis pada tahun 1992, mendapat respon yang baik oleh Amerika Serikat. Tarik saya video klip lagu Under muncul di MTV dan diputar di radio. Album ini juga menelurkan hits seperti Another Day dan Take the Time membuat terkenal Dream Theater. Kemudian diikuti dengan konser - konser Dream Theater dari dalam negeri ke luar negeri. Sampai saat ini, Dream Theater telah merilis 9 studio album, rekaman tinggal 5, dan 7 album single. Dream Theater, tetapi juga tidak bebas dari masalah. Dari mulai konflik internal, gonta - ganti personil, hingga masalah dengan label rekaman pernah dihadapi. Akhirnya formasi dari tahun 1999 yang hingga saat ini adalah John Petrucci (gitar), John Myung (bass), Mike Portnoy (drum), James LaBrie (vokal) dan Jordan Rudess (keyboard). Bersama dengan label baru, Road Runner, Dream Theater merilis album ke-9 tahun yang lalu pada tahun 2007 diberi judul Chaos sistematis.

Pada tahun 1995, Petruuci membuat video instruksional, berjudul Rock Disiplin. Dalam video tersebut, Petrucci menjelaskan teknik - teknik bermain gitar untuk pemula. Pada tahun yang sama, Petrucci juga terlibat sebagai kolumnis di majalah edisi Guitar World, Wild Stringdom Seri. Sebuah buku dengan judul yang sama juga akhirnya diterbitkan sebagai kumpulan pelajaran yang disertakan dalam majalah.
Selain dengan Dream Theater, Petrucci juga ada sisi proyek. Bersama Mike Portnoy (drum), Jordan Rudess (keyboard) dan Tony Levin (bass / Chapman stick), mereka membentuk sebuah grup yang disebut instrumental band Liquid Tension Experiment (LTE). LTE dihasilkan dua album yang cukup sukses di Liquid Tension Experiment I (1998) dan Liquid Tension Experiment II (1999). Petrucci dan istrinya, Rena Sands, mendirikan sebuah label musik dengan nama sendiri Sound Mind Music tahun 2000. Album pertama dirilis oleh label milik Petrucci adalah album duet antara John Petrucci (gitar akustik / listrik) dan Jordan Rudess (piano / keyboard) dengan judul An Evening with John Petrucci dan Jordan Rudess. Pada tahun 2001, Petrucci kesempatan untuk berpartisipasi dalam konser G3 di Amerika Utara dengan “dewa gitar” seperti Joe Satriani dan Steve Vai. Dalam konser G3, Petrucci dibantu oleh Mike Portnoy (drum) dan Dave LaRue (bass). Petrucci melanjutkan konser G3 pada 2005 di Meksiko dan Jepang dengan Joe Satriani, dan Eric Johnson Steve Vai, dan di Amerika Selatan, sekali lagi dengan Satriani dan Vai. Sedangkan untuk tahun 2007, Joe Satriani, Paul Gilbert, John Petrucci dan berkumpul dalam konser G3 di Amerika Utara. Petrucci juga dipercaya untuk mengisi bagian gitar album - album tersebut, seperti keyboard pada album solo Jordan Rudess, Feeding the Wheel (2001) dan pada lagu Czar di Steel dari album solo keyboard Derek Sherenian (ex-Dream Theater keyboardis), Darah dari Snake (2006). Selain itu, dalam album Marty Friedman, Loudspeaker (2007), Petrucci hadir sebagai Special Guest Guitarist. Petrucci juga mengisi soundtrack video game Sega Saturn: Necronomicon. Dalam permainan, Petrucci membuat dua lagu dan kemudian diberi judul Prologue dan Epilogue. Selain Petrucci juga cukup aktif, sebuah gitar klinik di berbagai tempat. Petrucci merupakan voting member dari NARAS (National Academy of Recording Arts and Sciences), di sebuah akademi spark acara penghargaan musik bergengsi di Amerika Serikat, Grammy Award.

Pada tahun 2005, Petrucci merilis album solo gitarnya yang pertama dengan nama Suspended Animation. Diproduseri ini album solo oleh Petrucci dan berteduh di bawah label, Sound Mind Music. Dalam pembuatannya memerlukan waktu hingga empat tahun, Petrucci dibantu oleh Dave LaRue (bass), Dave DiCenso (drum) dan re-mixer, Tony Verderosa. Album ini juga di-mixed oleh Kevin Shirley yang merupakan mix engineer album Dream Theater. Beberapa lagu dalam album tersebut adalah lagu yang tidak pernah Petrucci di G3 konser.

Selain piawai bermain gitar, Petrucci juga piawai membuat lirik. Tema yang seperti itu fantasi, filosofi, keluarga, dan lain-lain. Masalahnya, agama juga tidak lepas dari jangkauan lirik musik. Dalam lagu Dalam Nama Allah (dari album Kereta Thought), Petrucci mengkritik para ahli agama yang mengatasnamakan Tuhan untuk membenarkan semua bentuk kekerasan. Petrucci juga membuat lirik untuk ayahnya yang terserang kanker otak dalam lagu Another Day dalam lagu dan mededikasikannya Take Away My Pain (album Falling Into Infinty) setelah ayahnya meninggal. Untuk lagu - lagu yang terdapat banyak tema filosofis dalam album Metropolis part II: adegan dari memori sebagai Roh membawakan lagu On Life and Beyond ini. Petrucci juga banyak menyoroti masalah psikiatris / psikologis dalam lagu - lagu di album Six Degrees of Inner gangguan. Pada album sistematis Chaos, Petrucci tema fiksi seperti cerita tentang rakasa, vampire, roh / jiwa, dalam lirik - liriknya yang terinspirasi beberapa komik dari berbagai negara.
Sebagai gitaris dunia, Petrucci telah memperoleh beberapa penghargaan. Pada tahun 1992, Petrucci di-mendukung oleh Ibanez Guitar gitar untuk produk mereka. Oleh Ibanez, Petrucci membuat tanda tangan model gitar, Ibanez yang JPM100 P1, P2, P3, P4 dan JPM 90. Festival. Pada tahun 1999, Petrucci memutuskan untuk pindah dari Ibanez Ernie Ball / Music Man. Pada saat yang sama seperti Ibanez, Petrucci buat gitar dengan nama EB / MM John Petrucci BFR Series. Gitar yang digunakan untuk hari ini. Petrucci juga dipercaya untuk menggunakan produk-produk dari DiMarzio (pickups), Ernie Ball (strings), Axess Elektronik (foot controller), Boss (effects), Dunlop (plectrum, efek wah), dan Mesa Boogie (lemari, amplifiers). Solo gitarnya lagu Under a Glass Moon dimasukkan dalam 100 solo gitar terbaik sepanjang masa. Petrucci telah ditampilkan di majalah Guitar Player edisi Oktober 2007. Total Guitar majalah mahkota Petrucci sebagai “Guitarist of the Year 2007?. GuitarOne bahkan menempatkan John Petrucci di peringkat ke-9 “Greatest Shredder of All Time.”

Petrucci kehidupan pribadi tidak berbeda dengan kehidupan orang-orang seperti biasa. Petrucci memiliki istri bernama Rena Sands. Petrucci bertemu dengan Rena pada tahun 1989. RitaAKARena adalah gitaris band metal, Meanstreak, perempuan. Mereka menikah pada tahun 1993. Sampai sekarang, Rena Petrucci dan telah memiliki tiga anak itu, kembar Samantha dan Reny, dan Kiara. Menariknya, sama seperti Petrucci, beberapa personil Dream Theater yang juga menikah dengan personil lainnya Meanstreak. Seperti Mike Portnoy yang menikah dengan Marlene Apuzzo dan John Myung dengan Lisa Martens. Dalam waktu luangnya, selain Petrucci bermain seperti mengahabiskan waktu dengan bercanda bersama keluarganya, liburan, ski, menonton film dan gerak badan.